Waspada di kala bahagia dan bersyukurlah di kala susah. .
Rasa senang/bahagia manusia di dunia tidak selalu berbanding lurus dengan keberpihakan Allah terhadap hidup manusia tersebut. .
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am : 44)
“Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. As-Sajdah : 22)
-
1. Jangan mengukur kecintaan / ridho Allah dengan kesenangan hidup kita
2. Memohon menjadi golongan yang (segera) di.ingatkan bila bersalah / lupa
3. Berabar atau justru bersyukurlah ketika diberi kesusahan, mungkin Allah sedang kangen (kangen sama ngaji.mu, kangen sama solat di masjid.mu, kangen sama tahajud.mu. .)
4. Untuk kamu yang bertaqwa, selalu bersangka baik dan menilai azab sebagai bentuk kasih sayang Allah
- - -
Ta’lim DS - @kangrendy - 200513